Minggu, 06 Maret 2016

Konsep dan struktur pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif dengan Flash

Motifasi saya menulis postingan ini karena banyak teman teman yg bertanya kepada saya beberapa masalah. Setelah saya pelajari program yg mereka buat ketahuan jika mereka mengembangkan sebuah aplikasi tanpa konsep yang benar. Ada yg pernah bilang bikin aplikasi hingga 2000 frame, saya perpikir wah ini keren sekali bisa membuat aplikasi hingga 2000 frame padahal saya sendiri paling banyakk cuma 100 frame kadang kurang. Kesalahan ini timbul karena kurangnya pemahaman tentang konsep pengembangan multimedia pembelajaran baik untuk mobile maupun PC. Mari kita bedah satu persatu.
Frame hingga ratusan bahkan ribuan
Hal ini terjadi karena mereka mengelar semua materi dalam frame root. Hal ini akan menimbulkan banyaknya frame di root, hingga anda akan kesulitan dalam mengelola frame tersebut, kesulitan mengelola navigasi dan mengatur tampilan. Demi kemudahan anda dalam mengembangkan atur frame ke dalam scene dan mc tersendiri jangan di gelar dalam frame root.
Begini konsep pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif yang lebih baik
Jangan tergesa gesa didepan komputer dan memulai membuat programe tetapi siapkan dulu rancangan program yg akan anda buat. Hal ini akan memudahkan anda menyelesaikan apa yg anda inginkan. Pelajari langkah langkah berikut :

  1. Ide/tema
    Ide ini adalah awal anda membuat aplikasi, cari dengan membaca buku, browsing dan diskusi. Perlu di tekankan bahwa tidak semua materi pelajaran cocok dimultimediakan dan tidak semua yg cocok di multimediakan cocok untuk aplikasi mobile. Pilih materi yang tepat yang sekiranya dapat dikembangkan tidak hanya teks dan gambar tetapi juga dengan animasi dan simulasi. Hindari multimedia pembelajaran yang hanya memindahkan buku ke dalam program.
  2. Peta Kompetensi dan Peta Materi
    Peta Kompetensi untuk mengetahui kompetensi yang akan di terima penguna setelah memanfaatkan program. Tidak perlu sama persis dengan kurikulum tetapi sesuai dengan yang anda harapkan. Peta konsep adalah materi materi yang akan dipalajari untuk memenuhi kopetensi yang diharapkan. Perhatikan contoh peta kompetensi dan peta konsep dibawah ini
  3. GBIM dan Jabaran Materi
    Dari peta materi yang anda buat anda perlu mengembangkan dengan Garis Besar Isi Media yang berisi ringkasan atau inti materi yang akan disampaikan pada setiap kompetensi beserta media yang akan membantu penyampaiannya. Jabaran materi digunakan anda untuk menjabarkan secara detail apa yg akan anda sampaikan, hingga materi yang anda sampikan tidak akan melebar ke mana mana.
  4. Flow Chart dan Naskah
    Flow chart sangat penting dalam rancangan pemrograman hingga membuat aplikasi anda lebih terstruktur. Naskah ini akan memberikan secara detail pemrograman yang akan dilakukan oleh pengembang. Naskah dan Flowchart ini sangat penting jika pemilik ide/topik multimedia pembelajara interaktif ini bukan yang membuat programnya. Naskah ini menjadi sarana komunikasi dari ide untuk pengembang. Mungkin bagi anda terlalu repot menyiapkan bahan acuan, tetapi saran saya anda sebaiknya tetap memikirkan meski tidak menuangkannya dalam kertas. Bila kita mengembangankan media pembelajaran dengan acuan maka media pembelajaran yang anda kembangkan akan terarah untuk mencapai tujuan kompetensi yang ditetapkan.Perhatikan flowchart berikut
  5. Produksi
    Untuk memulai pengembangan jangan tergesa gesa membuat animasi per frame, hal ini akan membuat root anda memiliki frame yang banya. Langkah pertama buat strukturnya dengan mengaturnya ke dalam beberapa scene. Perhatikan gambar berikut
    Halaman tampilan implementasikan dalam 1 frame materi. Jika ada animasi dalam halaman tersebut, buat didalam movie clip dan jangan di gelar langsung di root. Dengan pembuatan sesuai struktur diatas anda akan lebih mudah dalam membuat, mengedit dan mengelola navigasi.
  6. Tester Test aplikasi anda halaman demi halaman apakah sesuai dengan ide pengembangan atau tidak. Satu hal yang harus anda lakukan jika anda membuat aplikasi Handphone, anda harus mencobanya di handphone jangan hanya mengunakan emulator. Karena sering terjadi di emulator bagus tetapi ada masalah saat pengunaan di device yang seungguhnya.
Banyaknya Layer
Hal ini terjadi karena anda memasang satu layer untuk satu object. Hal ini akan membuat layer anda akan banyak dan menyita banyak ruang. Menurut saya, anda membuat atau memasangkan object pada layer baru jika object tersebut memiliki perlakukan frame yang berbeda. Misalkan, object a tampil di seluruh frame, sedang object b hanya tampil di frame 1 maka object a dan object b selayaknya berada di layer yang berbeda. Tetapi jika object a dan object b sama sama hanya tampil di frame 1 atau frame yg sama, sebaiknya di satukan dalam layer yang sama. Bila hal ini mengakibatkan object shape saling terpotong maka anda bisa membuatnya sebagai object drawing atau dalam group (Ctrl-G)

SELAMAT BERKARYA !!!!

Postingan yang berhubungan


Keyword Web:
android, action script 3, tutorial, modul, ebook, download sample, tips and trick, flash, tutorial flash, modul flash, ebook flash, download sample flash, tips and trick flash, flash lite, tutorial flash lite, modul flash lite, ebook flash lite, download sample flash lite, tips and trick flash lite, media pembelajaran interaktif, membuat media pembelajaran interaktif, mobile learning, tutorial mobile learning, modul mobile learning, ebook mobile learning, download sample mobile learning, aplikasi pendidikan, tutorial aplikasi pendidikan, modul aplikasi pendidikan, ebook aplikasi pendidikan, download sample aplikasi pendidikan, aplikasi handphone, tutorial aplikasi handphone, modul aplikasi handphone, ebook aplikasi handphone, download sample aplikasi handphone, Adobe flash 8

Anda pikir artikel kami berguna untuk orang lain?

  • Dukung flashbegin,com dengan mengklik tombol suka di sidebar kanan.
  • Bagikan artikel ini dengan mengklik tombol share dibawah ini.
  • Tinggalkan komentar anda, agar kami bersemangat membagikan info baru.

3 Komentar :

Merlina Frandez mengatakan...

Nice Information !

Furniture Rotan Sintetis

Cah Qeenee mengatakan...

Mau tanya gan.. Maaf kalau agak melenceng dari topik. Baru blajar soalnya.
Bagaimana script untuk memanggil atau kembali ke root pakai as3 ya..
Saya kan buat aplikasi.. Dalam scene utama ada movie clip. Nha diakhir movie clip tersebut mau saya tambahkan script agar langsung ke frame di scene utama..
Bisa gak ya kalau di as3. Bagaimana ya scriptnya..?
Atau kalau ada waktu buatkan artikel tentang hal ini hehe

Terima kasih sebelumnya

Tonimation mengatakan...

coba pelajari di sini http://blog.flashbegin.com/2016/04/as3-load-hide-menu-dengan-tombol-dalam.html
konsepnya bisa diterapkan

Posting Komentar