Tampilkan postingan dengan label Computer Application. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Computer Application. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 September 2016

AS3 Membuat Expired sederhana

Program Expired? buat apa? biar gag bisa dibobol? Programer profesional aja bikin proteksi tetep bisa dibobol, kok amatiran pengen memproteksi. Begitu kira-kira komentar agan sekarang. Tapi inget gan orang minta tolong karena gag bisa koding, sesederhana apapun program expired kita sudah cukup membuat shok he he he he. Postingan kali ini saya akan membuat proteksi sederhana cukup membuat grogi klien. Langsung saja menuju TKO....
LANGKAH - LANGKAH

  1. Buat proyek baru dengan format AIR for Android atau AS3 sesuai kebutuhan anda.
  2. Buat satu movie clip besar menutupi seluruh atau sebagian besar stage.
  3. Pasang movieclip tersebut di flame pertama saat berhenti setelah opening, misalnya pada menu utama. Letakkan di posisi paling atas untuk menutupi seluruh tampilan dan tombol di stage/frame tersebut.
  4. Masuk ke dalam movieclip tersebut (ingat scrip ini dipasang di frame dalam movieclip bukan di root.
  5. Isikan AS3 di frame awal dalam movieclip tersebut, seperti pada list dibawah ini
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    stop();
    var waktu:Date = new Date();
    var tanggalex:int = 1,
      bulanex:int = 9,
      tahunex:int = 2016;

    if (((tanggalex>=waktu.date)&&(bulanex>=(waktu.month+1)))&&(tahunex>=waktu.fullYear))
    {
      this.visible = false;
    }
  6. Simpan dan coba di emulator dengan menekan Control enter.
  7. Coba dengan beberapa macam tanggal setingan expiret (line 3 - 5) untuk mencoba apakah program expired ini berhasil

Sekedar cerita dulu pernah ada klien minta sfw versi final. Karena maksa akhirnya saya kasih dengan tambahan expired ini. Habis di kirim beliau menghilang komunikasi gag dibalas. Saat waktu expired tiba (waktu expired 1 minggu) beliau blingsatan karena mau presentasi gag bisa. Pada saat itu kita tinggal bilang bayar atau gag. he he he....

Selamat Mencoba!

... baca selanjutnya!

Minggu, 24 April 2016

AS3 Load hide menu dengan tombol dalam movieclip

Sering kali ada sahabat dari facebook atau medsos yang lain menanyakan bisa gag memasang tombol dalam movieclip, bisa gag menu utama tidak frame sendiri tetapi berbentuk movie clip yang di load. Sering kali juga jawaban saya tidak memuaskan... maaf. Untuk memperjelas jawaban saya maka saya buat postingan ini. Dalam postingan ini menu utama tersebunyi dan akan di load menempel dalam tampilan (bukan frame tersendiri). Selain itu tampilan menu yang di load terdapat tombol-tombol navigasi ke scene yang lain. Tidak usah bertele-tele langsung aja coba...
LANGKAH - LANGKAH
  1. Buat proyek baru dengan format AIR for Android atau AS3 sesuai kebutuhan anda.
  2. Buat movieclip baru dengan Insert>New Symbol.
  3. pasangkan AS Linkage pada movie clip tersebut dengan nama "simenu".
  4. Dalam mc baru tersebut pasang gambar/tulisan sebagai penanda tampilan dan pasang dua tombol dengan instant name "btmn1" dan "btmn2".
  5. Kembali ke root dan pasang tombol dengan instant name "btmenu"
  6. Ganti mana scene menjadi "menu1".
  7. Isikan AS3 di frame awal, seperti pada list dibawah ini
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    17
    18
    19
    20
    21
    22
    23
    24
    25
    26
    27
    28
    29
    30
    31
    32
    33
    34
    35
    36
    37
    38
    39
    40
    41
    42
    43
    44
    import flash.events.MouseEvent;
    import flash.display.MovieClip;

    var mcmenu:MovieClip = new simenu();
    mcmenu.x = 400;//atur koordinat x mc
    mcmenu.y = 250;//atur koordinat y mc

    var simc:Boolean = false;

    function tutupmcmenu()
    {
     removeChild(mcmenu);
     simc = false;
    }

    function clikloadmc(event:MouseEvent):void
    {
     if (simc)
     {
      tutupmcmenu();
     }
     else
     {
      addChild(mcmenu);
      simc = true;
     }
    }
    function clikmenu1(event:MouseEvent):void
    {
     tutupmcmenu();
     gotoAndStop(1, "menu1");
    }
    function clikmenu2(event:MouseEvent):void
    {
     tutupmcmenu();
     gotoAndStop(1, "menu2");
    }

    mcmenu.btmn1.addEventListener(MouseEvent.CLICK, clikmenu1);
    mcmenu.btmn2.addEventListener(MouseEvent.CLICK, clikmenu2);

    stop();
    btmenu.addEventListener(MouseEvent.MOUSE_UP,clikloadmc);
  8. Simpan dan coba di emulator dengan menekan Control enter.
  9. Untuk implementasi pada aplikasi pasangkan as pada line - pada bagian awal yang hanya di load sekali, misalnya bagian akhir dari opening. Jadi scene isi hanya berisi tombol menu dan AS pada line terakhir seperti menu 2

Selamat Mencoba

... baca selanjutnya!

Minggu, 06 Maret 2016

Konsep dan struktur pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif dengan Flash

Motifasi saya menulis postingan ini karena banyak teman teman yg bertanya kepada saya beberapa masalah. Setelah saya pelajari program yg mereka buat ketahuan jika mereka mengembangkan sebuah aplikasi tanpa konsep yang benar. Ada yg pernah bilang bikin aplikasi hingga 2000 frame, saya perpikir wah ini keren sekali bisa membuat aplikasi hingga 2000 frame padahal saya sendiri paling banyakk cuma 100 frame kadang kurang. Kesalahan ini timbul karena kurangnya pemahaman tentang konsep pengembangan multimedia pembelajaran baik untuk mobile maupun PC. Mari kita bedah satu persatu.
Frame hingga ratusan bahkan ribuan
Hal ini terjadi karena mereka mengelar semua materi dalam frame root. Hal ini akan menimbulkan banyaknya frame di root, hingga anda akan kesulitan dalam mengelola frame tersebut, kesulitan mengelola navigasi dan mengatur tampilan. Demi kemudahan anda dalam mengembangkan atur frame ke dalam scene dan mc tersendiri jangan di gelar dalam frame root.
Begini konsep pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif yang lebih baik
Jangan tergesa gesa didepan komputer dan memulai membuat programe tetapi siapkan dulu rancangan program yg akan anda buat. Hal ini akan memudahkan anda menyelesaikan apa yg anda inginkan. Pelajari langkah langkah berikut :

  1. Ide/tema
    Ide ini adalah awal anda membuat aplikasi, cari dengan membaca buku, browsing dan diskusi. Perlu di tekankan bahwa tidak semua materi pelajaran cocok dimultimediakan dan tidak semua yg cocok di multimediakan cocok untuk aplikasi mobile. Pilih materi yang tepat yang sekiranya dapat dikembangkan tidak hanya teks dan gambar tetapi juga dengan animasi dan simulasi. Hindari multimedia pembelajaran yang hanya memindahkan buku ke dalam program.
  2. Peta Kompetensi dan Peta Materi
    Peta Kompetensi untuk mengetahui kompetensi yang akan di terima penguna setelah memanfaatkan program. Tidak perlu sama persis dengan kurikulum tetapi sesuai dengan yang anda harapkan. Peta konsep adalah materi materi yang akan dipalajari untuk memenuhi kopetensi yang diharapkan. Perhatikan contoh peta kompetensi dan peta konsep dibawah ini
  3. GBIM dan Jabaran Materi
    Dari peta materi yang anda buat anda perlu mengembangkan dengan Garis Besar Isi Media yang berisi ringkasan atau inti materi yang akan disampaikan pada setiap kompetensi beserta media yang akan membantu penyampaiannya. Jabaran materi digunakan anda untuk menjabarkan secara detail apa yg akan anda sampaikan, hingga materi yang anda sampikan tidak akan melebar ke mana mana.
  4. Flow Chart dan Naskah
    Flow chart sangat penting dalam rancangan pemrograman hingga membuat aplikasi anda lebih terstruktur. Naskah ini akan memberikan secara detail pemrograman yang akan dilakukan oleh pengembang. Naskah dan Flowchart ini sangat penting jika pemilik ide/topik multimedia pembelajara interaktif ini bukan yang membuat programnya. Naskah ini menjadi sarana komunikasi dari ide untuk pengembang. Mungkin bagi anda terlalu repot menyiapkan bahan acuan, tetapi saran saya anda sebaiknya tetap memikirkan meski tidak menuangkannya dalam kertas. Bila kita mengembangankan media pembelajaran dengan acuan maka media pembelajaran yang anda kembangkan akan terarah untuk mencapai tujuan kompetensi yang ditetapkan.Perhatikan flowchart berikut
  5. Produksi
    Untuk memulai pengembangan jangan tergesa gesa membuat animasi per frame, hal ini akan membuat root anda memiliki frame yang banya. Langkah pertama buat strukturnya dengan mengaturnya ke dalam beberapa scene. Perhatikan gambar berikut
    Halaman tampilan implementasikan dalam 1 frame materi. Jika ada animasi dalam halaman tersebut, buat didalam movie clip dan jangan di gelar langsung di root. Dengan pembuatan sesuai struktur diatas anda akan lebih mudah dalam membuat, mengedit dan mengelola navigasi.
  6. Tester Test aplikasi anda halaman demi halaman apakah sesuai dengan ide pengembangan atau tidak. Satu hal yang harus anda lakukan jika anda membuat aplikasi Handphone, anda harus mencobanya di handphone jangan hanya mengunakan emulator. Karena sering terjadi di emulator bagus tetapi ada masalah saat pengunaan di device yang seungguhnya.
Banyaknya Layer
Hal ini terjadi karena anda memasang satu layer untuk satu object. Hal ini akan membuat layer anda akan banyak dan menyita banyak ruang. Menurut saya, anda membuat atau memasangkan object pada layer baru jika object tersebut memiliki perlakukan frame yang berbeda. Misalkan, object a tampil di seluruh frame, sedang object b hanya tampil di frame 1 maka object a dan object b selayaknya berada di layer yang berbeda. Tetapi jika object a dan object b sama sama hanya tampil di frame 1 atau frame yg sama, sebaiknya di satukan dalam layer yang sama. Bila hal ini mengakibatkan object shape saling terpotong maka anda bisa membuatnya sebagai object drawing atau dalam group (Ctrl-G)

SELAMAT BERKARYA !!!!
... baca selanjutnya!

Sabtu, 05 Maret 2016

AS3 Non Stop Musik Latar dengan tombol on dan off

Beberapa saat yang lalu banyak yang menanyakan kepada saya tentang membuat musik latar agar tidak berhenti. Ada juga agar saat melompat ke frame lain tetapi tetap bunyi. Ada juga musik latar yang ada tombol on offnya. Ada juga yang ingin tidak terjadi duplikasi/suara bertumpuk. Jawaban saat itu hanya menyuruh menyalakan musik mengunakan AS, dan membaca caranya di postingan saya yang lain. Ternyata jawaban itu tidak memuaskan akhirnya saya membuat tutorial ini. Untuk jelasnya coba ikuti langkah berikut.
LANGKAH - LANGKAH
  1. Buat proyek baru dengan format AIR for Android atau AS3 sesuai kebutuhan anda.
  2. Buat 2 tombol, yang pertama tombol untuk mematikan musik dengan instant name tbnomusik (misalnya dengan gambar speaker dicoret)
  3. Tombol yang kedua untuk menyalakan musik dengan instant name tbmusik (misalnya dengan gambar speaker)
  4. Selanjutnya import musik latarnya kemudian dalam library musik tersebut di klik kanan properties dan centang kedua Action script linkage serta isikan class "suaralatar".
  5. Untuk jelasnya lihat seting seperti gambar dibawah
  6. Buat proyek baru dengan format AIR for Android atau AS3 sesuai kebutuhan anda.
  7. Isikan AS3 di frame awal, seperti pada list dibawah ini
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    17
    18
    19
    20
    21
    22
    23
    24
    25
    26
    27
    28
    29
    stop();
    var audioback:suaralatar = new suaralatar(),
    canel:SoundChannel;
    function bunyikan(e:Event)
    {
      canel = audioback.play();
      canel.addEventListener(Event.SOUND_COMPLETE,bunyikan);
    }
    canel = audioback.play();
    canel.addEventListener(Event.SOUND_COMPLETE,bunyikan);
    tbmusik.visible = false;
    tbnomusik.visible = true;
    function clikmati(event:MouseEvent):void
    {
      canel.stop();
      tbmusik.visible = true;
      tbnomusik.visible = false;
    }

    function clikbunyi(event:MouseEvent):void
    {
      canel = audioback.play();
      canel.addEventListener(Event.SOUND_COMPLETE,bunyikan);
      tbmusik.visible = false;
      tbnomusik.visible = true;
    }
    tbmusik.addEventListener(MouseEvent.MOUSE_UP,clikbunyi);
    tbnomusik.addEventListener(MouseEvent.MOUSE_UP,clikmati);
  8. Simpan dan coba di emulator dengan menekan Control enter.
  9. Agar lebih asik samakan posisi kedua tombol atau bertumpuk, kemudian coba lagi.
  10. Untuk implementasi pada aplikasi yang memiliki banyak scene, pasang line 2-26 ada awal scene yang hanya dijalankan sekali (misalnya di akhir frame pada scene opening) kemudian line 27 dan 28 letakkan pada scene yg ingin ada kendali musik latarnya.

Selamat Mencoba

... baca selanjutnya!

Rabu, 02 Maret 2016

AS3 mengidentifikasi tombol keyboard (KeyboardEvent)

Dalam pembuatan aplikasi sering kita mengunakan keyboard Komputer untuk melakukan navigasi atau interakasi untuk melakukan perintah lainnya. Anda ingin mencobanya? Tidak perlu kuatir, tidak sulit kok, membuat script untuk mengidentifikasikannya. Salah satu contohnya mengunakan perinta KeyboardEvent. Pada prinsipnya perintah ini akan mengidentifikasikan tombol keyboard yang ditekan menjadi "keyCode" dan "charCode". Untuk jelasnya coba ikuti langkah berikut.
LANGKAH - LANGKAH
  1. Buat proyek baru dengan format Action Script 3.
  2. Buat Dynamic Text dengan nama istance "namanya" dan anti-aliasnya "use device font"
  3. Isikan AS3 di frame awal, seperti pada list dibawah ini
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8

    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    17
    18
    import flash.events.KeyboardEvent;

    namanya.text = "Selamat datang";

    stage.addEventListener(KeyboardEvent.KEY_DOWN,myKeyDown);
    function myKeyDown(e:KeyboardEvent):void
    {
     namanya.text = "Key Code = " + e.keyCode + "| Char Code = " + e.charCode;
     if (e.keyCode == Keyboard.SPACE)
     {
      namanya.text = "Anda menekan tombol SPACE";
     }
     if (e.keyCode == 65)
     {
      namanya.text = "Anda menekan tombol A";
     }
    }
  4. Simpan dan coba di emulator dengan menekan Control enter.
  5. Untuk mencobanya, tekan salah satu tombol keyboard maka akan muncul kode
  6. AS baris ke 9 - 16 adalah contoh penerapannya, anda tinggal mengganti perintah di baris 11 dan 15 sesuai dengan keingginan anda

Selamat Mencoba!

... baca selanjutnya!

Senin, 23 Maret 2015

Load dan unload movieclip pada AS 3

Dalam pembuatan aplikasi mengunakan Adobe Flash CS6 sering kita mengunakan atau memasang movie clip dalam frame. Hal ini sangan mundah dilakukan, tertapi hal tersebut sudah di kendalikan. Untuk mempermudah pengendalian, ada kalanya kita harus memasang movieclip tersebut mengunakan Action Script 3 dalam menampilkan movie clip tersebut. Dengan mengunakan AS3 pengendaliannya sangat mudah dan tidak tergantung pada frame. Cara pengendalian yang akan saya share kali ini mengunakan addChild dan removeChild. langkah ini sama dengan load dan unload pada AS2. Untuk jelasnya coba ikuti langkah berikut.
LANGKAH - LANGKAH
  1. Buat sebuah movie clip, kemudian hapus dari stage, maksudnya movie clip ada di library tetapi tidak ada di stage
  2. Buat movie clip memiliki AS Linkage "mc01"
  3. Buat sebuah button dengan instant name bt01
  4. Isikan AS3 di frame awal, seperti pada list dibawah ini
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    var mccoba:mc01 = new mc01();
    mccoba.x = stage.stageWidth / 2; //atur koordinat x mc
    mccoba.y = stage.stageHeight / 2; //atur koordinat y mc
    mccoba.scaleX = 3; //mengatur ukuran atau skala x mc
    mccoba.scaleY = 3; //mengatur ukuran atau skala y mc
    function clikloadmc(event:MouseEvent):void
    {
      addChild(mccoba);
    }
    function clikunloadmc(event:MouseEvent):void
    {
      removeChild(mccoba);
    }
    bt02.addEventListener(MouseEvent.MOUSE_OVER,clikloadmc);
    bt02.addEventListener(MouseEvent.MOUSE_OUT,clikunloadmc);
  5. Simpan dan coba di emulator dengan menekan Control enter.

Aplikasi ini dibuat untuk PC, jika anda mengunakannya sebagai apalikasi android, anda harus menganti mouse over dengan mouse clik karena di aplikasi android tidak menggenal mouse over dan mouse out

... baca selanjutnya!

Selasa, 03 Februari 2015

AS3 Timer Complete untuk pembatas waktu

Anda sudah membaca dan mempelajari postingan saya sebelumnya. Itu... tuh... postingan tentang timer. Pasti bisa kan... Setelah mencoba anda merasa janggal mengunakan angka yang besar, misalnya 90 detik. Pasti akan lucu bila angkanya makin besar. Tentunya akan lebih baik bila tertulis 01:30 (1 menit 30 detik). Kalau formatnya begitu trus gimana? Gampang juga... kali ini saya akan berbagi tentang membuat timer dengan teks bergaya jam digital yang normal. Coba ikuti langkah berikut.

LANGKAH - LANGKAH

  1. Buat di frame 1, Dynamic Text dengan instant name timer_txt dan set Anti-aliasnya": Use device font
  2. Isikan AS3 di frame awal, seperti pada list dibawah ini
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    17
    18
    19
    20
    21
    22
    23
    24
    25
    26
    27
    28
    29
    30
    31
    32
    33
    34
    35
    36
    37
    38
    39
    40
    41
    42
    43
    44
    45
    46
    47
    48
    49
    50
    51
    52
    53
    54
    55
    56
    57
    58
    59
    60
    61
    62
    63
    64
    65
    66

    67
    68
    69
    70
    var dCount:Number = 30,
    dteks:String,
    mCount:Number = 1,
    mteks:String,
    jCount:Number = 0,
    jteks:String;
    function paskantek()
    {
     if (jCount>9)
     {
      jteks = jCount.toString();
     }
     else
     {
      jteks = "0" + jCount.toString();
     }
     if (mCount>9)
     {
      mteks = mCount.toString();
     }
     else
     {
      mteks = "0" + mCount.toString();
     }
     if (dCount>9)
     {
      dteks = dCount.toString();
     }
     else
     {
      dteks = "0" + dCount.toString();
     }
     timer_txt.text = jteks + ":" + mteks + ":" + dteks;
    }
    function countdown(e:TimerEvent):void
    {
     if (dCount==0)
     {
      if (mCount==0)
      {
       jCount--;
       mCount = 59;
       dCount = 59;
       paskantek();
      }
      else
      {
       mCount--;
       dCount = 59;
       paskantek();
      }
     }
     else
     {
      dCount--;
      paskantek();
     }
    }
    function rampung(e:TimerEvent):void
    {
     myTimer.stop();
     trace("rampung");
     timer_txt.text = "Rampung";
    }
    paskantek();
    var totalCount:Number=dCount + (mCount * 60) + (jCount * 3600),
     myTimer:Timer = new Timer(1000,totalCount);
    myTimer.addEventListener(TimerEvent.TIMER, countdown);
    myTimer.addEventListener(TimerEvent.TIMER_COMPLETE, rampung);
    myTimer.start();
  3. Simpan dan coba di emulator dengan menekan Control enter.
  4. Dalam layar akan tampil angka 00:01:30 yang berhitung mundur (makin lama makin kecil).
  5. Bila sudah habis maka angka akan berganti tulisan rampung
  6. Untuk mengeksekusi sebuah perintah anda bisa menyisipkanya di baris 54

Angka yang tampil merupakan timer yang sesungguhnya buka merupakan animasi berdasar frame. Jadi anda bisa mengunakan timer ini sebagai pewaktu yang sesungguhnya.

... baca selanjutnya!

Sabtu, 17 Mei 2014

Component FLV Playback untuk memutar video di Flash Pro CS6

Indikator pencapaian hasil dari modul ini adalah pembaca dapat memasang dan menjalankan video dalam berbagai sistem mengunakan Component di Flash Pro CS 6.Ada beberapa cara membunyikan file video yang bisa kita gunakan dalam Flash. Cara cara yang akan dijelaskan dalam modul ini adalah langsung berjalan dan dikendalikan oleh skin. Dari ke dua macam cara tersebut dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan kita. Dengan demikian aplikasi yang akan kita buat sesuai dengan keinginan kita.

LANGKAH-LANGKAH MEMASANG VIDEO LANGSUNG BERJALAN

  1. Untuk memudahkan memasang movie kita bisa mengunakan component. Cara menampilkan doccer Component dengan cara Window pulldown > Component atau Crtl-F7. Jika berhasil akan muncul doccer seperti gambar dibawah ini.
  2. Kemudian klik and drug FLVPlayback ke dalam state sesuai dengan posisi yang anda inginkan, tetapi tidak perlu diubah ukurannya karena nanti akan menyesuaikan dengan ukuran movie yang akan kita pasang.
    Tips : agar tidak ada flicker pada tampilan saat playback, sesuaikan Time Rate movie tersebut dengan time rate pada flash anda.
    Tips : Sesuaikan ukuran video anda dengan ukuran tampilan yang anda inginkan dalam stage flash, dengan demikian ukuran file akan optimal dengan tampilan yg anda butuhkan.
  3. Set properties FlvPlayback seperti gambar dibawah ini.
    Tips : untuk memudahkan proses pencarian file movie, copykan dulu file movie anda ke direktori tempat anda menyimpan fla anda ini.
  4. Untuk publish ke apk, file movienya harus terembed/terincluded dalam apk. Proses meng include kannya lakukan saat publish ke AIR 3.2 for Android/apk. Pada setting publishnya tab “general” terdapat item included di bagian bawah. Perhatikan gambar pada halaman berikut.
  5. Simpan data anda. Untuk mencoba dalam simulator tekan tombol ctrl – enter untuk melihat hasilnya dalam simulator.

LANGKAH-LANGKAH MEMASANG VIDEO DIKENDALIKAN SKIN

  1. Step awal sama seperti step 1 – 3 pada langkah sebelumnya.
  2. Set properties FlvPlayback diubah seperti gambar di bawah ini :
  3. Untuk merubah skin, klik icon pensil di sebelah kanan nama skin. Setelah di klik akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini :
  4. Untuk publish ke apk, file movie dan skinnya harus terembed/terincluded dalam apk. Proses meng include kannya lakukan saat publish ke AIR 3.2 for Android/apk. Pada setting publishnya tab “general” terdapat item included di bagian bawah. Perhatikan gambar pada bawah ini.
  5. Tips : Setelah anda simpan dan ada coba dengan emulator akan muncul file skin dengan nama sesuai dengan skin yang anda pilih (dalam contoh file skinny adalah SkinOverPlaySeekMute.swf) dalam direktori yang sama dengan file fla anda. Selanjutnya ada bisa menambahkannya ke Included.
  6. Simpan data anda. Untuk mencoba dalam simulator tekan tombol ctrl – enter untuk melihat hasilnya dalam simulator.
... baca selanjutnya!

Selasa, 13 Mei 2014

Membunyikan Audio/Suara di Flash Pro CS6 dengan AS3

Indikator Pencapaian pada modul ini adalah pembaca dapat membunyikan audio dalam berbagai sistem mengunakan Action Script 3 di Flash Pro CS 6.
Ada beberapa cara membunyikan file audio yang bisa kita gunakan dalam Flash. Cara cara yang akan dijelaskan dalam modul ini adalah suara langsung berbunyi dan suara langsung berbunyi secara berulang/nonstop.
Dari ke dua macam cara tersebut dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan kita. Dengan demikian aplikasi yang akan kita buat sesuai dengan keinginan kita.

LANGKAH-LANGKAH MEMASANG AUDIO LANGSUNG BUNYI

  1. Untuk memasang suara langkah pertama anda harus import file suara tersebut. Caranya File > Import > Import to Library lalu pilih file suara yang ingin anda import kemudian klik OK. Bila file suara sudah ada dalam library berarti import suara sudah berhasil.
  2. Agar suara dapat dikontrol oleh action script maka suara dalam library harus diatur linkagenya. Caranya klik kanan pada file suara kemudian pilih properties.
    Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini
  3. Bila berhasil maka dalam library file suara menjadi seperti dibawah ini
  4. Untuk sekedar membunyikan, lalu pasangkan AS di bawah ini.
    1
    2
    3
    stop();
    var audioback:suaralatar = new suaralatar();
    audioback.play();
    Keterangan Action Script
    Line 1 - 2 : deklarasi variable suara dan nama linkage suara di library yang digunakan.
    Line 3 : AS untuk membunyikan suara tersebut.
  5. Simpan data anda. Untuk mencoba dalam simulator tekan tombol ctrl – enter untuk melihat hasilnya dalam simulator.

LANGKAH-LANGKAH MEMASANG AUDIO LANGSUNG BUNYI DAN BERULANG

  1. Step awal sama seperti step 1 – 3 pada langkah sebelumnya.
  2. Untuk membunyikan secara berulang, pasangkan AS di bawah ini.
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    stop();
    var audioback1:suaralatar = new suaralatar(),
    chimesSound:SoundChannel;
    chimesSound = audioback1.play();
    function clikaudioplay(evt:Event):void
    {
    chimesSound = audioback1.play();
    chimesSound.addEventListener(Event.SOUND_COMPLETE, clikaudioplay);
    }
    chimesSound.addEventListener(Event.SOUND_COMPLETE, clikaudioplay);
    Keterangan Action Script
    Baris 1 - 3 merupakan as untuk mendeklarasikan variable suara, channel dan nama linkage di librari.
    Baris 5 untuk membunyikan
    Baris 6 – 12 untuk membuat fungsi perulangan
  3. Simpan data anda. Untuk mencoba dalam simulator tekan tombol ctrl – enter untuk melihat hasilnya dalam simulator.
... baca selanjutnya!

Selasa, 03 April 2012

duplicateMovieClip untuk menggandakan movieclip

Saat mengambar, mengcopy sebuah movie clip adalah perkara yang mudah, kita tinggal klik movie clip kemudian ctrl-c lalu ctrl v. Tetapi bila kita ingin menxopy movie clip secara action script? Itu juga perkara gampang, kita tinggal pasang instant name dan dengan satu perintah "duplicateMovieClip" maka movie clip yang kita inginkan sudah terduplikasi. Pengandaan mc secara script ini sangat bermanfaat agar kita mudah mengatur penduplikasiannya mengunakan Action Script Langsung saja mari kita ikuti langkah langkah berikut :

  1. Buat movie clip sederhana yang bergerak(contohnya bola yang bergerak melingkar. Pastikan movie clip bergerak sesuai keinginan anda dengan menekan crtl-enter
  2. Beri nama instan pada movie clip tersebut (contohnya : bola2)
  3. Pasangkan pada frame utama (ingat Action Script pada frame, bila tidak paham silahkan pelajari postingan ini) listing program berikut:
    i=0;
  4. Tambahkan tombol kemudian pada tombol (ingat Action Script pada tombol, bila tidak paham silahkan pelajari postingan ini)tersebut pasangkan action script berikut :
    on (release) {
    duplicateMovieClip("bola2", "bola"+i, i);
    i++;
    }



Cara semacam ini biasa kita lakukan bila ingin membuat gerakan yang sama dalam jumlah yang besar, misalnya animasi star field atau sebuang animasi yang mengambarkan seolah2 kita berada di kokpit pesawat ruang angkasa yang melaju.



Keyword Post :
Adobe Flash, duplicat movie clip, tutorial mengkopi movie clip secara action script, mengcopy mc dengan AS
... baca selanjutnya!

Minggu, 21 Agustus 2011

SetRGB untuk merubah warna movie clip

Bila kita ingin merubah warna pada sebuah movie clip tentulah sangat mudah, tinggal klik movie clip kemudian pada movie clip propertyes dipilih tint lalu pilih warna yang di inginkan. Tapi jika kita ingin merubahnya secara action script misalnya untuk aplikasi mewarnai gambar, bagaimana caranya?
Sebelum kita bicarakan lebih lanjut perlu diketahui adalah warna yang diubah adalah warna dari movie clip. Satu movie clip memiliki 1 macam warna, jadi bila satu gambar memiliki banyak warna maka harus dijadikan banyak movie clip. Langsung saja mari kita ikuti langkah langkah berikut :

  1. Buat movie clip sederhana , misalkan lingkaran dengan ukuran 40x40 dengan wana bebas (jangan merah).
  2. Pasangkan pada movie clip (ingat Action Script pada movie clip bila tidak paham silahkan pelajari postingan ini) listing program berikut:
    onClipEvent (load) {
    new Color(this).setRGB(0xff0000);
    }
  3. Tekan ctrl-enter. Bila movie clip tersebut berubah menjadi merah berarti action script anda benar.
Kode warna 0xff0000 adalah kode warna yang menyatakan merah (Red) dengan nilai FF (bilangan hexa), hijau (Green) dengan nilai 00 dan biru (Blue) dengan nilai 00. Untuk memahami campuran warnanya silahkan lihat docker color pada flash. Trus bagaiman bila akan dibuat menjadi games mewarnai? Saya akan memberikan action script yang lengkap dengan gambar yang sederhana, bila anda ingin membuat games yang menarik ubah gambar menjadi lebih menarik. Untuk mencobanya ikuti saja langkah berikut:
  1. Buat movie clip sederhana , misalkan lingkaran dengan ukuran 40x40 dengan wana bebas (jangan merah).
  2. Pasangkan pada movie clip (ingat Action Script pada movie clip bila tidak paham silahkan pelajari postingan ini) listing program berikut:
    onClipEvent (load) {
        warnaini = 0xff0000;
        new Color(this).setRGB(warnaini);
        this.onRelease = function() {
            _root.warna = warnaini;
        };
    }
  3. Copykan movie clip pada langkah 2 sebanyak yang anda inginkan untuk menjadi warna palet, dan jangan lupa merubah variabel "warnaini" dengan warna yang lain.
  4. Buatlah object untuk diberi warna, dengan bentuk movie clip sederhana, misalnya bentuk segi empat dengan ukuran 80x80. 
  5. Pasangkan pada movie clip (ingat Action Script pada movie clip bila tidak paham silahkan pelajari postingan ini) listing program berikut:
    onClipEvent (load) {
    this.onRelease = function() {
            new Color(this).setRGB(_root.warna);
        };
    }
  6. Bila menginginkan object yang diwanai banyak anda tinggal mengcopykan langkah 5 sesuai keinginan anda. atau mungkin ingin seperti postingan ini? (buat masing-masing bentuk menjadi movie clip yang tersendiri kemudian pasangkan action script pada langkah 5)
  7. Tekan ctrl-enter.


Keyword Post :
Adobe Flash, SetRGB, tutorial merubah warna, cara membuat games mewarnai
... baca selanjutnya!

Rabu, 17 Agustus 2011

Click and Drag dalam Action Script Flash

Kali ini saya akan share cara membuat aplikasi dengan perintah click and drag pada animasi interaktif flash. Apa itu Click and drag? Pasti anda sudah mengerti sebuah proses perintah dengan cara melakukan klik mause lalu digerakkan (ditarik) pada posisi yang kita kehendaki kemudian kliknya kita lepas. Ada dua langkah penting dalam pemrograman untuk membuat click and drag yaitu saat di click bisa dipindahkan (ditarik) dan saat click dilepas permindahan berhenti. Proses ini sering digunakan untuk slider, game puzzle, game menjodohkan dan lain-lain.
Langsung saja mari kita coba membuatnya:

  1. Buat movie clip pada state. Jangan terlalu besar dan untuk latihan dibuat sederhana saja. Misalkan lingkaran dengan ukuran 40 x 40 px.
  2. Pasang Action Script pada mc tersebut dengan listing dibawah ini :(sebenarnya Action Script nya bisa dipasang di berbagai tempat misalnya di root frame atau di movie clip, tapi saya lebih suka dipasang di di movie clip dengan berbagai alasan)
    onClipEvent (load) {
    this.onPress = function() {
    startDrag(this);
    };
    this.onRelease = function() {
    stopDrag();
    };
    };
  3. Coba tes dengan ctr-enter bila anda bisa melakukan click and drag berarti program anda benar. Bagaimana jika akan dibuat target atau tujuan dragnya dan ada responnya saat masuk ke target? Lanjutkan saja langkah-langkahnya!
  4. Buat mc baru di root misalkan kotak dengan ukuran 90x60 dan pasang instant namenya misalnya "kotak"
  5. Ubak Action Script pada langkah ke dua menjadi :
    onClipEvent (load) {
    x_pos = this._x;
    y_pos = this._y;
    this.onPress = function() {
    startDrag(this);
    };
    this.onRelease = function() {
    if (eval(this._droptarget) == _root.kotak) {
    //kondisi benar
    this._x = _root.kotak._x;
    this._y = _root.kotak._y;
    } else {
    //kondisi salah
    this._x = x_pos;
    this._y = y_pos;
    }
    stopDrag();
    };
    }
    ;
  6. Coba tes dengan ctr-enter, sesuai dengan harapan anda? Ingin membuat objectnya ganda?
  7. Gandakan kotak target dan isikan instant name baru.
  8. Gandakan mc object atau membuat object baru lalu copykan listing no 5 dengan target atau tulisan kotak diganti dengan nama instant name yang baru.


Keyword Post :
Adobe Flash, Click and drag, games puzzle, klik dan tarik, games menjodohkan, slider.
... baca selanjutnya!

Kamis, 30 Juni 2011

Array : Belajar Action Script Flash Dasar #7

Array adalah kumpulan data terstruktur yang memiliki type data yang sama. Data dalam array dapat kita olah untuk berbagai keperluan. Data Array ini hanya tersimpan pada komputer saat program dijalankan. Selain terdapat array setiap data pada array memiliki index yang khusus untuk mengidentifikasikan setiap data. Dengan demikian array kita dapat membuat kumpulan data dan mengolah serta memanfaatkan dengan mudah. Seperti juga pada pemrograman lain, Action Script Flash juga mengenal array.
Langkah pertama saat mengunakan array adalah mengidentifikasikan seperti Action Script berikut
macamarray = [];
Contoh action script mengisi Array
macamarray = [];
for (i=1; i<=9; i++) {
macamarray.push(i);
}
trace (macamarray);
Dengan AS diatas maka isi array macamarray (output dari perintah trace) adalah 1,2,3,4,5,6,7,8,9
Contoh action script mengetahui jumlah isi Array
macamarray = [];
tampilarray = [];
for (i=1; i<=9; i++) {
macamarray.push(i);
}
jisi = macamarray.length;
trace (jisi)
Dengan AS diatas maka jumlah isi array macamarray (output dari perintah trace) adalah 9
Contoh action script menghapus salah satu isi Array
macamarray = [];
tampilarray = [];
for (i=1; i<=9; i++) {
macamarray.push(i);
}
macamarray.splice(5, 1)
trace (macamarray)
Dengan AS diatas maka isi array macamarray (output dari perintah trace) setelah dihapus pada array ke 5 sejumlah 1 data (index array dimulai dari 0)adalah 1,2,3,4,5,7,8,9

Contoh Aplikasi
Salah satu manfaat array yang paling populer adalah pemanfaatannya dalam mengacak soal dalam quis. Setelah diacak kita dapat dengan mudah menampilkan sesuai dengan keinginan kita. Action script untuk mengacak soal sebagai berikut :
macamsoal = 15;
macamarray = [];
tampilarray = [];
for (i=1; i<=macamsoal; i++){
macamarray.push(i);
}
for (i=1; i<=macamsoal; i++) {
acak = random(macamarray.length);
tampilarray.push(macamarray[acak]);
macamarray.splice(acak, 1);
}
trace(tampilarray);
Penjelasan
Arti masing masing baris pada Action Script di atas:
  • Baris pertama adalah memasukkan isi variabel macam soal (misalnya macam soal 15)
  • Baris 2 dan 3 Deklarsi array dengan nama macamarray dan tampilarray
  • Baris 4, 5 dan 6 mengisi array macamarray menjadi 1 sampai 15
  • Baris 7, 8, 9, 10 dan 11 adalah mengambil secara acak, menghapus data array yang diambil kemudian mengisikan ke array tampilarray.
Dengan Action script diatas maka kita akan mendapatkan array "tampilarray" yang isinya acak antara 1 samapai 15. Meskipun kita mengambit isi array "tampilarray" secara berurutan kita akan tentap mendapatkan nilai acak dan tidak ada yang keluar dua kali.
Untuk penerapan dalam Quis di postingan sebelumnya serupa pada pemanfaatan array di Flash lite yang dibahan dalam postingan sebelumnya.

Keyword Post :
Adobe Flash, Action script untuk Array, pemanfaatan array. membuat acak soal pada quis
... baca selanjutnya!

Selasa, 28 Juni 2011

Text Field : Belajar Action Script Flash Dasar #6

Text Field adalah sesuatu yang penting pada bahasa pemrograman, begitu pula pada flash. Text field dalam flash dapat dimanfaatkan menjadi tiga hal, yaitu teks untuk tampilan, tek untuk input dan teks untuk keluaran. Pada postingan kali ini akan dibahas berbagai bentuk text field dan contoh pemanfaatan dalam suatu program. Untuk masalah text field ini tidak ada perbedaan antara flash dan flash lite. Jadi semua script di postingan ini berlaku pula untuk flash lite, yang membedakan hanya ukuran stage saja.
Untuk mempelajari postingan ini tentu saja anda harus bisa mengambar dengan flash, pemrograman dasar actions script dan flash lite untuk aplikasi handphone. Ada 3 type text field yang ada di flash. 3 text field itu adalah :
Ststic Text
Text Field ini adalah teks diam yang tidak dapat diubah isinya secara script. Jadi teks ini adakan sama saat membuat maupun saat program berjalan.
Dinamic Text
Text field ini adalah teks yang isinya dapat diubah secara action script. Jadi teks ini dapat digunakan sebagai teks yang merupakan output hasil pengolahann variabel dalam action script.
Input Text
Text field ini adalah teks yang isinya dapat digunakan untuk mengisi variabel. Jadi teks ini dapat digunakan sebagai teks yang digunakan sebagai sarana memasukkan isi variabel dalam action script.
Perhatikan gambar dibawah ini:


Dalam gambar diatas diperlihatkan properties sebuah text field type input. Ada 4 hal penting dapal properties text field yaitu

  1. Type Text Field adalah Static Text, Dinamic Text dan Input Text(sudah dijelaskan diatas)
  2. Auto Kern sebuah fungsi untuk text type string, untuk tipe numerik tanda centangnya di hilangkan agar tidak mengacaukan program
  3. Memberi background segi empat untuk dinamic dan input text
  4. Variabel yang dipasangkan untuk text field pada type dinamic dan input text
Contoh Aplikasi
Buatlah tampilan seperti gambar dibawah ini.


Teks yang tampil adalah text static sedang 3 segi empat adalah 2 input text field pada 2 di atas dengan variabel "bil1" dan "bil 2" dan 1 input text field ada dibawah dengan variabel "hasil". Kemudian diantara input text dan dinamic text ada empat tombol yang merupakan perintah untuk mengelola 2 bilangan.
Action Script untuk tombol "+"
on (release) {
hasil = Number(bil1)+Number(bil2);
}

Action Script untuk tombol "-"
on (release) {
hasil = bil1-bil2;
}

Action Script untuk tombol "x"
on (release) {
hasil = bil1*bil2;
}

Action Script untuk tombol "/"
on (release) {
hasil = bil1/bil2;
}

Hasil akhirnya dapat di lihat pada animasi di bawah ini



Keyword Post :
Adobe Flash, Adobe Flash Lite, Action script untuk Text Field, static text, dinamic text, input text, membuat simulasi rumus
... baca selanjutnya!

Minggu, 26 Juni 2011

gotoAndPlay : Belajar Action Script Flash Dasar #5

Goto adalah perintah yang banyak terdapat pada berbagai bahasa pemrograman. Tak terkecuali pada Action Script Flash. Bahkan pada AS Flash goto ada berbagai macam. Pada pokoknya ada 2 macam goto yang dibedakan karena proses melompatnya yaitu :
gotoAndPlay perintah ini digunakan untuk melompat ke suatu tempat dan langsung berjalan ke frame berikutnya atau animasi tetap berjalan tanpa berhenti.
gotoAndStop perintah ini digunakan untuk melompat ke suatu tempat dan berhenti, jadi setelah melompat ke tempat tertentu animasi akan berhenti.
Selain ke 2 perbedaan di atas, goto juga dibedakan tujuannya/typenya.
Frame Number pada type ini perintah goto diikuti dengan angka numerik yang menunjukkan ke frame berapa animasi harus melompat.
Frame Label pada type ini perintah goto diikuti dengan nama/label frame yang berarti animasi akan melompat ke nama/label frame yang sesuai.
nextFrame () pada type ini perintah goto yang berarti melompat dan berhenti ke frame berikutnya.
preFrame () pada type ini perintah goto yang berarti melompat dan berhenti ke frame sebelumnya.

Contoh Penerapan
Untuk lebih jelasnya mari kita membuat contoh aplikasinya. Perhatikan gambar dibawah ini.

Pada gambar di atas diperlihatkan sebuah tampilan menu utama. Perhatikan pada timelinenya, disana terlihat ada 1 layer untuk Action Script, 3 layer untuk tombol navigasi dimana masing masing tombol memiliki saat tampil yang berbeda-beda, tombol isi yang masing-masing keyframe hanya ada 1 frame dan layer background yang sama pada setiap frame.
Pada intinya ada 3 kelompok frame yaitu 1 kelompok yang terdiri dari 1 frame tampilan menu utama dan 2 kelompok frame materi yang berlabel hohm dan hkir. Pada frame 1 atau menu utama hanya ada Action Script

mc1.mca.stop;

Selain itu tampilan utama ada dua tombol yang digunakan untuk memilih menu. 1 tombol digunakan untuk lompat ke materi "hukum Ohm" dengan Action Script
on (release) {
gotoAndStop("hohm");
}

Tombol yang kedua digunakan untuk lompat ke materi "Hukum Kirchhoff" dengan action Sciprt
on (release) {
gotoAndStop("hkir");
}

dari kedua actionscript diatas dapat diartikan untuk melompat dan berhenti di frame yang berlabel "hohm" dan "hkir".


Pada gambar di atas memperlihatkan tampilan materi yang berisi 3 tombol navigasi dimana masing masing tombol memiliki masa tampil yang berbeda-beda. Untuk tombol home berisi Acrionscript
on (release) {
gotoAndStop(1);
}

Untuk tombol back berisi Acrionscript
on (release) {
prevFrame();
}

Untuk tombol next berisi Acrionscript
on (release) {
nextFrame();
}

Untuk lebih jelasnya silahkan dicoba hasil kerja dibawah ini :



Mungkin ada akan menanyakan bagaimana bila dalam materi ada unsur animasi? Dalam pemanfaatan ini timeline pada root digunakan untuk mengelola kelompok-kelompok tampilan. Bila menginginkan animasi, simulasi masuk ke dalam materi, kita dapat membuatnya di dalam movie clip, jadi semua media baik animasi maupun simulasi dikemas dahulu menjadi movie clip. Untuk membuat Quisnya anda juga harus membuatnya dalam movie clip dan cara membuat quisnya ada dapat mempelajari di postingan ini. Sedangkan simulasinya anda juga dapat mempelajari di postingan lainnya.
Bagaimana dengan FlashLite? ... sama! Semua action script dapat berjalan di flash lite.

Keyword Post :
Adobe Flash, Contoh pemanfaatan action script, belajar actionscript, perintah gotoAndStop, gotoAndPlay, membuat media pembelajaran
... baca selanjutnya!

Kamis, 16 Juni 2011

Full Action Script untuk jam analog

Anda mencari action script untuk membuat jam analog? Postingan kali ini saya akan sharing action script untuk membuat jam analog. Kenapa full? Karena tanpa mengambar sama sekali. Jadi anda tinggal buat data baru di Flash dengan ukuran stage 240 x 240, kemudian pasangkan script dibawah ke frame 1 dan sim salabim ctrl-enter muncul jam analognya. Bila gambar yang tampil tidak memenuhi hasrat anda, anda tinggal merubah gambar dasar dan movie clip untuk jarumnya. Jangan lupa hapus dulu hapus script untuk mengambar kemudian tambahkan gambar dan 3 movie clip jarum dengan instant name "jarumjam", "jarummenit" dan "jarumdetik".
Listing Program untuk membuat jam analog :

//mengambar poin jam
createEmptyMovieClip("garis", 0);
with (_root.garis) {
lineStyle(4, 0x000000, 100);
moveTo(0, -100);
lineTo(0, -110);
}
garis._x = 120;
garis._y = 120;
createEmptyMovieClip("garis1", 1);
with (_root.garis1) {
lineStyle(2, 0x000000, 100);
moveTo(0, -105);
lineTo(0, -110);
}
garis1._x = 120;
garis1._y = 120;
garis1._rotation = 30;
for (i=2; i<12; i++) {
duplicateMovieClip("garis1", "garis"+i, i);
eval("garis"+i)._rotation = 30*i;
}
//mengambar jarum jam
createEmptyMovieClip("jarumjam", 20);
with (jarumjam) {
pjarjam = 50;
ljarjam = 12;
beginFill(0x00FF00, 100);
lineStyle(2, 0x000000, 100);
moveTo(ljarjam/2, ljarjam/2);
lineTo(ljarjam/2, -pjarjam);
lineTo(-ljarjam/2, -pjarjam);
lineTo(-ljarjam/2, ljarjam/2);
lineTo(ljarjam/2, ljarjam/2);
endFill();
}
jarumjam._x = 120;
jarumjam._y = 120;
createEmptyMovieClip("jarummenit", 21);
with (jarummenit) {
pjarmenit = 90;
ljarmenit = 6;
beginFill(0x00FF00, 100);
lineStyle(2, 0x000000, 100);
moveTo(ljarmenit/2, ljarmenit/2);
lineTo(ljarmenit/2, -pjarmenit);
lineTo(-ljarmenit/2, -pjarmenit);
lineTo(-ljarmenit/2, ljarmenit/2);
lineTo(ljarmenit/2, ljarmenit/2);
endFill();
}
jarummenit._x = 120;
jarummenit._y = 120;
createEmptyMovieClip("jarumdetik", 22);
with (jarumdetik) {
pjardetik = 95;
lineStyle(2, 0x000000, 100);
lineTo(0, -pjardetik);
}
jarumdetik._x = 120;
jarumdetik._y = 120;
//menulis merek jam
var my_fmt:TextFormat = new TextFormat();
my_fmt.bold = true;
my_fmt.italic = true;
my_fmt.align = "center";
my_fmt.font = "Arial";
my_fmt.size = 10;
my_fmt.color = 0xFF0000;
this.createTextField("merek", 15, 40, 40, 160, 25);
merek.setNewTextFormat(my_fmt);
merek.text ="flashbegin.com";
//menulis tanggal
var my_fmt2:TextFormat = new TextFormat();
my_fmt2.bold = true;
my_fmt2.align = "center";
my_fmt2.font = "Arial";
my_fmt2.size = 13;
my_fmt2.color = 0x0000FF;
this.createTextField("tanggalfull", 16, 30, 160, 180, 25); tanggalfull.setNewTextFormat(my_fmt2);
//script jam analog
onEnterFrame = function () {
waktu = new Date();
jam = waktu.getHours();
menit = waktu.getMinutes();
detiknya = waktu.getSeconds();
if (detiknya<10) {
detik = "0"+detiknya;
} else {
detik = detiknya;
}
jamfull.text = jam+":"+menit+":"+detik;
jarumdetik._rotation = detik*6;
jarummenit._rotation = (menit*6)+(detik*0.1);
jarumjam._rotation = (jam*30)+(menit*0.5);
harinya = waktu.getDay();
switch (harinya) {
case 1 :
hari = "Senin";
break;
case 2 :
hari = "Selasa";
break;
case 3 :
hari = "Rabu";
break;
case 4 :
hari = "Kamis";
break;
case 5 :
hari = "Jum'at";
break;
case 6 :
hari = "Sabtu";
break;
default :
hari = "Ahad";
}
tanggal = waktu.getDate();
bulannya = waktu.getMonth();
switch (bulannya) {
case 1 :
bulan = "Pebruari";
break;
case 2 :
bulan = "Maret";
break;
case 3 :
bulan = "April";
break;
case 4 :
bulan = "Mei";
break;
case 5 :
bulan = "Juni";
break;
case 6 :
bulan = "Juli";
break;
case 7 :
bulan = "Agustus";
break;
case 8 :
bulan = "September";
break;
case 9 :
bulan = "Oktober";
break;
case 10 :
bulan = "Nopember";
break;
case 11 :
bulan = "Desember";
break;
default :
bulan = "Januari";
}
tahun = 1900+waktu.getYear();
tanggalfull.text = hari+", "+tanggal+" "+bulan+" "+tahun;
};

Keyword Post :
Adobe Flash, Action script untuk jam analog, membuat jam analog
... baca selanjutnya!

Jumat, 10 Juni 2011

_parent dan _root : Belajar Action Script Flash Dasar #4

Pada postingan kali ini saya akan sharing cara membuat perintah dari root ke dalam movie clip atau sebaliknya. Dalam flash, semua perintah atau script digunakan untuk properties object yang ada di root. Demikian pula dengan besaran atau variabel ada pada root dan berdeda atau tidak berhubungan dengan segala hal yang ada di dalam movie clip. Tidak bisa dihubungkan dengan cara biasa tetapi harus ada perintah khusus, begitu pula untuk perintah-perintahnya. Misalnya anda akan memerintahkan objek/mc di dalam mc untuk bergerak, sedangkan perintahnya ingin anda letakkan di root. Untuk kondisi sebalinya juga dapat dilakukan.
Untuk mempelajari postingan ini anda harus bisa mengunakan flash dengan drawing flashnya, bila tidak silahkan baca postingan saya ini. Selain itu anda harus memahami action script dasar flash dasar, bila tidak silahkan pelajari postingan saya ini.
Untuk memudahkan coba perhatikan ilustrasi dibawah ini :
Dalam ilustrasi diatas, root (stage utama) terdapat movie clip 1(mc1) dan mc2. Bila kita masuk ke dalam mc1 akan terdapat mca. Pada root, movie clip 1, movie clip 2 dan movie clip a masing - masing memiliki time line yang tidak saling berhubungan, demikian pula dengan segala yang berhubungan dengan action script. Misalnya kita memasang AS di time line root hanya bisa merubah properties mc 1 dan mc 2. Demikian pula dengan AS yang ada dalam time line mc1 hanya dapat mengubah properties pada mc a tanpa dapat merubah mc 2 yang ada di root.
Perintah untuk mca yang ada di dalam mc1 bisa dilakuakan dengan script berikut

mc1.mca.stop;

Perintah untuk mc2 tetapi script ada di dalam mca bisa dilakuakan dengan script berikut
_root.mc2.stop;

Sedangkan untuk menghentikan time line mc1 sedang script ada di mca dengan cara berikut.
_parent.root.mc1.stop;

Hal ini juga berlaku untuk variable, gunakan nama mc untuk mengunakan variable yang ada di dalam mc dan mengunakan "_parent untuk mengunakan variabel 1 tingkat diatasnya atau mengunakan "_root" untuk ke tingkat utamanya
Untuk lebih jelasnya silahkan mencoba membuat animasi dengan mengikuti langkah berikut.
  1. Buat gambar bola dengan ukuran 20x20 seperti pada animasi dibawah, kemudian ubah menjadi mc dengan klik kanan confert to symbol. Jangan lupa memberi nama instan (mis bola)
  2. buat gambar kotak (ukuran dalam 120x120) yang mengelilingi bola seperti pada animasi dibawah. Kemudian kedua object (bola dan Kotak) di ubah menjadi mc dengan cara sama seperti langkah sebelumnya. Jangan lupa diberi instan name (mis kotak).
  3. Gambar yang dibuat memiliki struktur bola menjadi seperti mca dan kotak seperti mc1.
  4. Buat tombol dan masing masing diberi instan name atas, bawah, kiri dan kanan.
  5. Pada time line root pasangkan AS seperti dibawah ini
    naik.onRelease = function() {
    kotak.bola._y -= 10;
    };
    turun.onRelease = function() {
    kotak.bola._y += 10;
    };
    kiri.onRelease = function() {
    kotak.bola._x -= 10;
    };
    kanan.onRelease = function() {
    kotak.bola._x += 10;
    };
  6. Masuk ke dalam time line "kotak" dengan mendouble klik kotak dan selanjutnya clik mc bola dengan maksud akan memasang AS pada mc ini dengan script dibawah ini
    onClipEvent (enterFrame) {
    if (_x>50) {
    _x = 50;
    _parent._x += 10;
    }
    if (_x<-50) { _x = -50; _parent._x -= 10; } if (_y>50) {
    _y = 50;
    _parent._y += 10;
    }
    if (_y<-50) { _y = -50; _parent._y -= 10; } }
  7. Simpan percobaan anda dan tekan ctrl-enter untuk mencobanya.
Hal diatas hanyalah sebagai contoh, dan dalam penerapanya dapat digunakan untuk perintah yang lain dan pemanfaatan yang lain

Keyword Post :
Adobe Flash, Contoh pemanfaatan action script, belajar actionscript, perintah ke dalam movie clip, _parent, _root, membuat perintah di movie clip untuk root
... baca selanjutnya!

Selasa, 27 April 2010

Control suara sederhana dgn Action Script Flash

Bila anda biasa memasukkan suara di flash dengan cara embed di frame, maka sebaiknya anda membaca terus postingan ini. Telah kita rasakan bahwasanya memasukkan suara dengan cara tersebut memiliki banyak kelemahan dan keterbatasannya. Bagaimana bila kita akan melakukan interaksi dengan suara tersebut? Misalnya play, stop, pouse, membesarkan volume dan lain-lain.
Semua keterbatasan tersebut dapat diatasi bila kita memasukkan suara mengunakan Action script. Cara memasukkannya atau melakukan loading anda dapat membaca postingan saya sebelumnya. Untuk postingan ini saya hanya akan sharing cara mengatur secara sederhana.
Coba perhatikan animasi swf berikut ini :

Untuk membuat animasi di atas langkah-langkahnya :

  • buat 3 button untuk play, stop dan pause
  • posisi button play dan pause sama dengan kondisi button play berada diatas
  • Beri nama instan "continue_btn" (tanpa petik) untuk play.
  • Beri nama instan "pause_btn" (tanpa petik) untuk play.
  • Beri nama instan "stop_btn" (tanpa petik) untuk play.
  • Buat dynamic Text dengan variable "myseek" (tanpa petik).
  • Masukkan mc fader-round yang ada di windows>commond library>button>classic button>knop & feader dan beri nama instant "volumenya" (tanpa petik).
  • Import musik/lagu yang anda inginkan, kemudian di library lagu tersebut di klik kanan lalu pilih linkage kemudian centang export for Action Script dan isikan identifier dengan "lagunya" (tanpa petik).
  • Pasang AS dibawah ini pada frame.
    posisi = 0;
    continue_btn._visible = true;
    pause_btn._visible = false;
    mySound = new Sound();
    mySound.attachSound("lagunya");
    pause_btn.onRelease = function() {
    posisi = Math.floor(mySound.position/1000);
    mySound.stop();
    continue_btn._visible = true;
    pause_btn._visible = false;
    };
    continue_btn.onRelease = function() {
    mySound.start(posisi);
    continue_btn._visible = false;
    pause_btn._visible = true;
    };
    stop_btn.onRelease = function() {
    posisi = 0;
    mySound.stop();
    continue_btn._visible = true;
    pause_btn._visible = false;
    };
    volumenya.knob.onMouseMove = function() {
    mySound.setVolume(volumenya.knob._y);
    };
    detik = 0;
    onEnterFrame = function () {
    posisinya = Math.floor(mySound.position/1000);
    menit = Math.floor(posisinya/60);
    detik = posisinya-(menit*60);
    if (menit<10) {
    menitnya = "0"+menit;
    } else {
    menitnya = menit;
    }
    if (detik<10) {
    detiknya = "0"+detik;
    } else {
    detiknya = detik;
    }
    myseek = menitnya+":"+detiknya;
    };



Keyword Post :
Adobe Flash, Contoh aplikasi kontrol suara sederhana, simple soundcontrol, mp3 player sederhana
... baca selanjutnya!

Kamis, 01 April 2010

AS di movieclip : Belajar AS Flash Dasar #3

Ada 3 macam posisi AS dalam flash AS di Frame, AS di Button dan AS di movieclip, untuk yang pertama yang ke dua sudah dibahas pada post sebelumnya. Saatnya sekarang untuk membahas AS di movieclip.
Sama seperti AS pada button, pengunaan AS pada movie clip selalu diikuti dengan event. Jadi AS tersebut akan dijalankan pada saat event berlangsung. Bila ingin membuat AS pada movie clip, clik movie clip hingga muncul tulisan Action – Movie Clip di atas docker AS seperti gambar dibawah ini. Lalu ketik listing program pada tempat yang disediakan. Perhatikan gambar berikut.
Gambar pada lingkaran merah dibawah ini menunjukkan bahwa AS yang dibuat dipasang pada movieclip.


Pada gambar diatas terlihat mengunakan event enterframe yang berarti pada setiap mc menjalankan frame akan menjalankan script yang ditulis. Ada beberapa event yang lain misalnya :

  • Load : Saat movie clip loading
  • EnterFrame : Setiap movie clip menjalankan frame
  • Unload : Saat movie clip di unload
  • Mouse down : Setiap klik mouse di tekan
  • Mouse up : Setiap klik mouse di lepas setelah di klik
  • Mouse move : Setiap mouse digerakkan
  • Key down : Setiap tombol keyboard ditekan
  • Key up : Setiap tombol keyboard dilepas setelah ditekan
Cara membuat AS di button
  1. Buat movie clip
  2. Klik movie clip tersebut lalu pastikan kalau Action yang akan ditulis berada pada movieclip dengan membuktikan seperti gambar diatas.
  3. Tuliskan scrip dibawah ini
  4. onClipEvent (enterFrame) { mc2._rotation += 15; }
  5. Test Movie dengan menekan kontrol enter dan perhatikan perubahan yang terjadi pada movieclip.
Bila anda tidak melakukan kesalahan anda akan membuat animasi seperti dibawah ini

Keyword Post :
Adobe Flash, Contoh pemanfaatan action script, belajar actionscript
... baca selanjutnya!

Sabtu, 20 Maret 2010

Posisi AS : Belajar Action Script Flash Dasar #2

Perbedaan pemrograman Action Script (AS) Flash dengan pemrogramman yang lain adalah flash memiliki posisi yang berbeda-beda dan format pengunaan yang berbeda pula. Hal ini menjadi keunggulan sekaligus kelemahan AS Flash. Dengan posisi yang berbeda kita dapat menempatkan AS pada posisi yang lebih menguntungkan, tetapi disisi lain akan sangat membingungkan karena kita harus tahu apakan AS tersebut terbaca atau tidak. Jadi ada kemungkinan AS benar tetapi tidak terbaca hingga jalannya program tidak sesuai dengan keinginan.

Action Script pada Frame
Pada posisi ini keberadaan AS ditandai dengan simbul huruf a pada frame yang bersangkutan. Perhatikan gambar kiri dibawah ini


Agar kita membuat script pada posisi yang tepat, clik dahulu posisi yang dikehendaki. Bila ingin membuat AS pada frame, clik frame hingga muncul tulisan Action – Frame di atas docker AS seperti gambar kanan diatas. Lalu ketik listing program pada tempat yang disediakan. Posisi ini telah kita coba pada belajar action script sebelumnya

Action Script pada Button
Pengunaan AS pada button selalu diikuti dengan event. Jadi AS tersebut akan dijalankan pada saat event berlangsung. Bila ingin membuat AS pada button, clik button hingga muncul tulisan Action – Button di atas docker AS seperti gambar dibawah ini. Lalu ketik listing program pada tempat yang disediakan.


Pada gambar di atas terlihat bahwa even yang digunakan adalah on release, Sedangkan even even yang ada pada button adalah :

  • Press (artinya perintah dijalankan saat button ditekan/diklik)
  • Release (artinya perintah dijalankan saat klik dilepas)
  • Release Outside (artinya perintah dijalankan saat klik dilepas di luar button)
  • Roll Over (artinya perintah dijalankan saat mouse berada di atas button)
  • Roll Out (artinya perintah dijalankan saat mouse berada di luar button)
  • Drag Over (artinya perintah dijalankan saat mouse melakukan drag di atas button)
  • Drag Out (artinya perintah dijalankan saat mouse melakukan drag di luar button)
  • Key Press (artinya perintah dijalankan saat tombol keybort yang tertulis ditekan)
Sedangkan mc2._alpha = 50 adalah perintah yang dijalankan saat even terjadi. Disini berarti saat tombol dilepas setelah diklik maka akan menjalankan perintah membuat object transparan 50 %.

Cara membuat AS di button

  1. Buat movie clip kemudian dipasangkan instan name (misalkan mc2)
  2. Ambil tombol yang telah tersedia pada library Button kemudian drag button tersebut ke state, jika tidak ada munculkan dengan perintah windows > commond libraries > Button.
  3. Klik tombol tersebut lalu pastikan kalau Action yang akan ditulis berada pada button dengan membuktikan seperti gambar diatas.
  4. Tuliskan scrip dibawah ini
  5. on (press) { mc2._rotation += 15; }
  6. Test Movie dengan menekan kontrol enter dan perhatikan perubahan yang terjadi pada movieclip mc2.
Bila anda tidak melakukan kesalahan anda akan membuat animasi seperti dibawah ini



... baca selanjutnya!